seorang petani dan nelayan
Pada sebuah desa yang kecil dan indah tinggallah seorang petani dan seorang nelayan di sebuah rumah yang kecil.
pada suatu hari sang petani merasa jenuh dengan pekerjaannya yang hanya menanam dan membajak sawah maka petani itu ingin bertukar pekerjaan dengan sang nelayan.
kata petani: "hei nelayan saudaraku apakah kau tidak bosan dengan pekerjaanmu?" tanya petani kepada nelayan, nelayan pun menjawab "saya merasa senang dengan pekerjaan ini, memangnya kenapa?" tanya nelayan, dengan nada memujuk petani menjawab "tidak, aku hanya ingin bertukar posisi sebentar, hanya hari ini saja".
dengan berat hati nelayan menyetujui permintaan petani dan melaksanakan pekerjaan mereka.
hari 1 Petani menjadi Nelayan
Dengan semangat petani mempersiapkan alat-alat melaut dan makanan.
Petani: "apa yang harus kubawa ya?, oh mungkin jaring, pisau, palu, gayung, makanan, sayuran kompor, sendok, garpu, piring, kurasa sudah cukup,"
Dengan terburu-buru petani bersiap untuk melaut dengan menaiki kapalnya berkali-kali petani itu melempar dan menaikkan jaringnya tetapi tidak ada hasilnya, tidak beberapa lama nelayan lain menertawakannya dan menayakan "apakah kau tidak memberi umpan?" dengan binggung petani menjawab "memangnya umpan itu apa?"
hari 1 Nelayan menjadi Petani
Pagi-pagi sekali nelayan itu pergi untuk membajak sawah dan menanam bibit padi
Nelayan: "bagaimana ini bagaimana aku mengendalikan kerbau ini?" bertanya kepada diri sendiri
dengan susah payah nelayan itu membajak sawah dan mengendalikan kerbau itu dan menanam padi, saat nelayan itu menanam padi dia merasakan ada yang mengganjal di kakinya seperti ada yang melintas dengan cepat nelayan itu mengambil benda apa itu.
Nelayan : "apa ini, aaa!!!! ular," (lalu lari ke rumah)
Lalu nelayan itu ditertawai dan dimakai oleh petani lain, karena tadi yang di pegang bukan ular tetapi belut.
Semenjak hari itu Nelayan dan petani itu tidak pernah berganti posisi.
pada suatu hari sang petani merasa jenuh dengan pekerjaannya yang hanya menanam dan membajak sawah maka petani itu ingin bertukar pekerjaan dengan sang nelayan.
kata petani: "hei nelayan saudaraku apakah kau tidak bosan dengan pekerjaanmu?" tanya petani kepada nelayan, nelayan pun menjawab "saya merasa senang dengan pekerjaan ini, memangnya kenapa?" tanya nelayan, dengan nada memujuk petani menjawab "tidak, aku hanya ingin bertukar posisi sebentar, hanya hari ini saja".
dengan berat hati nelayan menyetujui permintaan petani dan melaksanakan pekerjaan mereka.
hari 1 Petani menjadi Nelayan
Dengan semangat petani mempersiapkan alat-alat melaut dan makanan.
Petani: "apa yang harus kubawa ya?, oh mungkin jaring, pisau, palu, gayung, makanan, sayuran kompor, sendok, garpu, piring, kurasa sudah cukup,"
Dengan terburu-buru petani bersiap untuk melaut dengan menaiki kapalnya berkali-kali petani itu melempar dan menaikkan jaringnya tetapi tidak ada hasilnya, tidak beberapa lama nelayan lain menertawakannya dan menayakan "apakah kau tidak memberi umpan?" dengan binggung petani menjawab "memangnya umpan itu apa?"
hari 1 Nelayan menjadi Petani
Pagi-pagi sekali nelayan itu pergi untuk membajak sawah dan menanam bibit padi
Nelayan: "bagaimana ini bagaimana aku mengendalikan kerbau ini?" bertanya kepada diri sendiri
dengan susah payah nelayan itu membajak sawah dan mengendalikan kerbau itu dan menanam padi, saat nelayan itu menanam padi dia merasakan ada yang mengganjal di kakinya seperti ada yang melintas dengan cepat nelayan itu mengambil benda apa itu.
Nelayan : "apa ini, aaa!!!! ular," (lalu lari ke rumah)
Lalu nelayan itu ditertawai dan dimakai oleh petani lain, karena tadi yang di pegang bukan ular tetapi belut.
Semenjak hari itu Nelayan dan petani itu tidak pernah berganti posisi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar